Home / Ragam

Jumat, 24 April 2020 - 16:10 WIB

[WARTAMERTA] Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Bertambah 1 di Balikpapan, 2 Kasus Lainnya Dinyatakan Sembuh

Andi Sri Juliarty saat menyampaikan rilis ke awak media, Jumat (24/4/2020)

Andi Sri Juliarty saat menyampaikan rilis ke awak media, Jumat (24/4/2020)

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Balikpapan menjadi daerah di Kaltim dengan tingkat penyebaran virus terparah.

Pelan tapi pasti, kasus konfirmasi positif di Kota Minyak, terus mengalami peningkatan.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali menyampaikan hasil swab yang diterima dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, di Kantor Wali Kota Balikpapan Jumat (24/4/2020).

Sebanyak 8 hasil swab diterima dan disampaikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, 1 kasus terkonfirmasi positif yang merupakan transmisi lokal, dan 7 orang terkonfirmasi negatif. Termasuk 2 pasien yang telah dinyatakan sembuh setelah melakukan uji swab 2 kali berturut-turut hasilnya negatif.

“Hari ini kami menerima hasil swab dari BBLK Surabaya sebanyak 8 hasil swab. 1 dikonfirmasi positif usianya 43 tahun perempuan, dan 7 orang negatif,” kata Rizal

Baca Juga :  Mulai Besok, Tiga Daerah di Kaltim Diberlakukan PPKM Darurat, Daerah Lainnya Diperketat

Disamping itu, tim Gugus Tugas juga menerima laporan 1 PDP yang meninggal dunia pada hari Kamis (23/4) dan belum didapatkan hasil swabnya dari BBLK Surabaya.

“1 pasien dalam status PDP di RS Kanudjoso tadi malam pukul 22.00 meninggal dunia, usia 75 tahun tinggal di Karang Rejo hasil swabnya masih kita tunggu belum keluar. Belum bisa memastikan statusnya,” katanya.

Pasien yang bersatus PDP, ODP, maupun Positif proses pemakamannya tetap dilakukan sesuai protokol pemakaman pasien Covid-19. Ini merupakan kasus ke 3 pasien PDP yang meninggal, dan keluarga telah mengikhlaskan pemakaman dengan protkol Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menambahkan 1 pasien positif merupakan pasien transmisi lokal, yang tidak memiliki riwayat kontak atau melakuakn perjalan ke luar daerah. Sehingga Balikpapn memiliki 7 kasus transmisi lokal.

Baca Juga :  Beda Data Kaltim dan Pusat, Dinkes Kaltim Rilis Penambahan Kasus Baru Covid-19 Sebanyak 13 Kasus, Berikut Rinciannya

“Dengan penambahan ini berarti ada 25 kasus positif, pasien tidak memiliki riwayat kontak atau perjalan, dengan ini kami tetapkan statusnya transmisi lokal,” pungkasnya.

PDP yang meninggal dunia ini juga tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota, namun memiliki gejala yang mirip penyakit Covid-19.

“Pada kondisi lanjut usia dengan penyakit penyerta ini lebih berat, photothorax pneumonia sama dengan indikasi kasus Covid-19 sehingga statusnya PDP, walaupun almarhum tidak ada riwayat perjalanan,” kata Andi. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Masih Zona Orange, Balikpapan Segera Simulasikan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Ragam

Waspada! Diare dengan Intensitas Tinggi Bisa Menyebabkan Kanker Usus

Ragam

Soal Isolasi Mandiri, Wali Kota Balikpapan Sebut Embarkasi Haji Lebih Aman Daripada Hotel

Ragam

Mantap!! 8 Klaster Penyebaran Covid-19 di Kaltim Tuntas, 5 Klaster Masih Berproses

Ragam

Bermodus Minta Bantuan Via Daring, Perempuan Berhasil Lakukan Penipuan Jutaan Rupiah

Ragam

Update Kamis (7/5/2020): Tidak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19, 216 Pasien Masih Tunggu Hasil Uji Lab

Ragam

Beredar di Media Sosial Berkas Dugaan Cek Kosong, Kuasa Hukum Irma dan Hasan Bilang Begini

Ragam

Pemungutan Suara Selesai, Brimob Polda Kaltim Gencarkan Patroli, Guna Jaga Keamanan