Home / Ragam

Senin, 25 Oktober 2021 - 21:49 WIB

Waspada! Diare dengan Intensitas Tinggi Bisa Menyebabkan Kanker Usus

ilustrasi Diare / sumbarprov.go.id

ilustrasi Diare / sumbarprov.go.id

Kaltimminutes.co – Diare merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan seringnya buang air besar.

Hal ini  kerap menghambat aktifitas, sayangnya banyak orang yang menganggapnya sepele.

Namun pada tingkat intensitas yang lebih tinggi diare ini harus diwaspadai karena bisa menyebabkan kanker usus besar.

Parahnya, diare ini bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, mulai dari balita, dewasa,  sampai lansia.

Sama seperti kanker pada umumnya, kanker usus besar pun tak memiliki gejala di awal stadium. Karenanya, dokter spesialis bedah digestif Siloam Hospitals Kebon Jeruk Dr. dr. Wifanto Saditya Jeo, Sp.B-KBD, menyebut perlu kesadaran masyarakat agar bisa mencegahnya, termasuk gejala ringan sekalipun.

“Kanker ini berisiko terjadi pada segala usia, baik kelompok muda maupun tua serta bisa menyerang pria dan wanita. Pada kelompok usia muda, biasanya disertai gejala yang lebih buruk,” jelas Dokter Wifanto dalam acara virtual peresmian Pusat Pelayanan Terpadu Siloam Digestive Center, baru-baru ini.

Baca Juga :  Polsek Loa Kulu Sita 1 Unit Excavator Milik Penambang Ilegal di Lahan Konsensi PT MHU

Biasanya, gejala awal pada kanker usus besar bermula dengan benjolan kecil berupa polip. Benjolan ini yang bisa berkembang menjadi ganas apabila tak tertangani. Saat benjolan terlanjur besar, pertumbuhannya pun tak terkendali.

“Secara umum, kanker usus besar adalah kanker yang terjadi pada usus besar dan ditandai dengan tumbuhnya benjolan yang tidak terkendali,” terangnya.

Pada awal tumbuhnya polip, gejala yang kerap dialami cenderung ringan seperti gangguan buang air besar yang berdarah hingga sembelit. Tak sedikit pula yang mengalami diare hingga penurunan berat badan tanpa sebab.

“Atau diare tanpa sebab yang jelas. Selain itu, sering kali juga diikuti dengan rasa sakit pada perut, mudah lelah, dan menurunnya berat badan,” ungkapnya.

Maka dari itu, Dokter Wifanto menganjurkan agar pola makan sehat dijalani demi mencegah terjadi gangguan pencernaan ini. Caranya mudah, seperti mengonsumsi makanan tinggi serat, batasi daging merah dan olahan, serta minuman beralkohol.

Baca Juga :  Update Kasus Covid-19 Kaltim: Sembuh Tambah 2 Kasus, Positif Tambah 1, Terus Turun Tapi Jangan Terlena

Juga, pola hidup sehat dengan rajin berolahraga selama 30 menit dalam 5 kali seminggu. Hindari merokok dan lakukan skrining secara rutin. Apabila mengalami keluhan terkait saluran cerna, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat

“Apabila mengalami keluhan terkait saluran cerna, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Sebagai salah satu pusat unggulan di bidang pengobatan digestif, Siloam Hospitals Kebon Jeruk resmi membuka Siloam Digestive Center mulai hari ini,” imbuhnya. (*)

Artikel ini telah tayang di viva.co.id dengan judul “Diare Tanpa Sebab, Waspadai Gejala Kanker Usus”. https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/1416639-diare-tanpa-sebab-waspadai-gejala-kanker-usus?page=all&utm_medium=all-page

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pemeriksaan Hasanuddin Masud dan Istri Kembali Tertunda, Kuasa Hukum Tunggu Sampai Malam Hari

Ragam

Diskusi Virtual KAMI Kaltim, Bagaimana Memaksimalkan Peran Milenial Saat Pandemi Covid-19

Ragam

APBD Kaltim Disetujui Rp11,5 Triliun, DPRD Kaltim Singgung Masalah Ini

Ragam

Waduh!!! Di Samarinda Ada Pematangan Lahan Belum Kantongi Izin Lingkungan, Komisi III Angkat Bicara

Ragam

Perlu Simulasi, Tempat Hiburan Malam Urung Beroperasi

Ragam

Dinkes Samarinda Sebut Kota Tepian Sudah Lewati Puncak Pandemi Covid-19, Tapi Khawatir Penularan dari Kukar dan BPP

Ragam

[BREAKING NEWS] – Kasus Covid-19 di Kaltim Tambah 7 Kasus, Didominasi Klaster Magetan dan Klaster Ijtima Gowa

Ragam

Lanjutan Aksi Penolakan Pengesahan UU Cipta Kerja, Anggota DPRD Kaltim Temui Pendemo, Desak Gubernur Hadir Saat Unjuk Rasa