Home / Ragam

Kamis, 16 April 2020 - 16:25 WIB

Waspada!! Pasien Sembuh Covid-19 Masih Bisa Tertular Lagi, Plt Kadinkes: Masih Mungkin

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda

___

Kaltimminutes.co, Samarinda – Setelah dirawat satu bulan di ruang isolasi Covid-19.

Datang kabar gembira untuk penanganan Covid-19 di Samarinda.

Pasien positif corona pertama di Kaltim, dengan kode pasien SMR 1, telah dinyatakan semubuh pada Rabu (15/4/2020).

Pasien berjenis kelamin perempuan, usia 37 tahun ini, telah dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, pada 14 Maret lalu.

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, menyebut sesuai protokol Covid-19, pasien akan dinyatakan sembuh bila dua kali hasil uji swab negatif. Pasien dari Klaster Bogor (kegiatan bisnis tanpa riba) ini diketahui telah dua kali negatif, dari hasil swab di lab BBLK Surabaya.

“Ya, protokol SOP Covid-19, kalau sudah dua kali swab negatif, berarti pasien sudab sembuh,” kata Ismed, dikonfirmasi Kamis (16/4/2020).

Ismed menjelaskan SMR 1 sudah dipersilahkan untuk pulang ke rumahnya. Meski sudah pulang, SMR 1 wajib menjalankan protokol karantina mandiri selama 14 hari di rumah.

“Tetap karantina 14 hari di rumah,” sambungnya.

Baca Juga :  Petugas PSBB yang Terlibat Cekcok dengan Habib Umar Assegaf, Diberi Hadiah Umrah

Karantina ini menurut Ismed, dilakukan untuk masa pemulihan pasien dari penyakit, kaitannya adalah untuk mengembalikan sistem imun pasien.

Ismed meyakini pasien yang sudah menjalani dua kali swab dengan hasil negatif, tidak akan menularkan virus corona ke orang lain. Hanya saja, pasien sembuh tersebut diyakini masih mungkin kembali tertular Covid-19.

“Dia tidak menularkan Covid 19, tapi dia masih bisa tertular oleh penderita Covid-19, dari orang lain yang positif, terlebih penderita Covid yang asimptomatik (tidak bergejala),” tegasnya.

Kenapa bisa begitu, mungkinkah pasien sembuh Covid-19, masih bisa tertular virus mematikan asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

Dikutip dari Tempo.co, Akademisi dan Praktisi Klinis, Ari Fahrial Syam mengatakan siapapun bisa menderita Covid-19, termasuk mereka yang sudah pernah mengalaminya. Hal ini didasari oleh belum terbuktinya pembuatan antibodi usai terjangkit virus corona.

“Ini yang perlu masyarakat pahami. Ketika kita sakit, tubuh akan merangsang sistem imunitas untuk membuat zat kekebalan tubuh atau antibodi agar kebal dari penyakit serupa. Tapi untuk corona, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa bisa tercipta antibodi sehingga tidak kena lagi,” katanya.

Baca Juga :  Kajati Kaltim Lakukan Penyidikan Terhadap LPJ Dana Desa yang Diduga Bermasalah di 4 Desa Kutim

Selain karena antibodi yang belum terbukti terbentuk, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut juga mengatakan bahwa pola hidup bisa menjadi faktor penyebab terjangkit corona untuk kedua kalinya. Sebab hal tersebut berkaitan erat dengan imunitas tubuh dalam menangkal Covid-19.

“Virus corona hanya bisa dicegah kalau kita memiliki imunitas tubuh yang baik. Artinya kalau tidak menjaga diri dengan istirahat cukup, makanan yang bergizi, mencuci tangan dengan air dan sabun atau melakukan kebiasaan buruk lainnya juga bisa meningkatkan risiko tertular kembali,” katanya.

Ari mengimbau agar masyarakat yang sudah dinyatakan sembuh dari corona tidak bersikap bebas dan semaunya. Melainkan, memperhatikan kesehatan tetap penting. “Jangan kembali lagi dengan kebiasaan yang membuat kita sakit. Tapi lakukan yang membuat kekebalan tubuh semakin kuat,” tegasnya. (rkm//)

Artikel ini dikutip sebagian dari Tempo.co, dengan judul artikel; Waspada, Ini Sebab Pasien Sembuh Virus Corona Terjangkit Lagi

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kajati Kaltim Lakukan Penyidikan Terhadap LPJ Dana Desa yang Diduga Bermasalah di 4 Desa Kutim

Ragam

Diskes Akui Belum Terima Informasi Kapan Pemulangan 14 Warga Kaltim di Natuna

Ragam

Mahasiswa Kukar Digasak BNN Kaltim, Gegara Pesan Tembakau Gorila via Online

Ragam

Gunakan APD lengkap, Petugas BPBD Evakuasi Jenazah di Tempat Singgah Masjid di Samarinda

Ragam

Cegah Kemunculan Klaster Baru, Dinkes Samarinda Telusuri Kontak Erat Wali Kota Samarinda

Ragam

Hasil Hitung Cepat LSI Denny JA Sudah 100 Persen, Andi Harun-Rusmadi Menangi Pilwali Samarinda

Ragam

Kasus Pasien Covid-19 Sembuh Mengalami Peningkatan Pesat, Bertambah 11 Kasus Terbesar dari Balikpapan 9 Pasien Sembuh

Ragam

TVRI Siarkan Materi Untuk Program Belajar di Rumah, Ini Jadwal Tayangnya