Home / Ringan

Jumat, 15 November 2019 - 09:26 WIB

Berikut 6 Fakta Tentang Sharenting

Kaltimminutes.co-Samarinda. Keberadaan sosial media membawa dampak signifikan terhadap dunia parenting. Salah satunya adalah muncul istilah baru, yaitu sharenting yang dikemukakan oleh The Wall Street Journal pada tahun 2012 lalu

Fenomena sharenting merupakan hal yang wajar dilakukan oleh para orang tua untuk mengabadikan momen si kecil yang tak terlupakan. Tidak sedikit influencer atau selebgram di Indonesia sering mengunggah aktivitas anak-anaknya di sosial media untuk sekedar berbagi info atau tips mengenai parenting.

Fenomena sharenting tentu dapat memudahkan para mama milenial dalam memperoleh informasi dan tips mengenai sharenting atau hanya sekadar membagikan momen si kecil kepada publik. Namun perlu diketahui fenomena ini ternyata juga memberikan dampak terhadap kehidupan si kecil.

Karena fenomena sharenting telah menjadi sebuah lifestyle yang berkembang pesat di kalangan orang tua, fenomena ini kemudian menjadi subjek penelitian banyak pihak. Penelitian itu bertujuan untuk mengetahui dampak dari fenomena sharenting yang ada. Walaupun belum banyak hasil yang dicapai mengenai sharenting, ada sejumlah fakta menarik mengenai fenomena sharenting, yaitu:

  1. Dibanding Ayah, Ibu lebih bersemangat dalam melakukan sharenting
  2. Orang tua membagikan foto-foto anaknya untuk mendapat pengakuan bahwa mereka melakukan tugasnya dengan baik.
  3. Rata-rata orang tua memposting 1.500 foto anak mereka sebelum mereka berumur 5 tahun.
  4. 80 persen anak di bawah usia dua tahun di seluruh dunia telah memiliki jejak digital
  5. Lebih dari 90 persen anak-anak di Amerika Serikat telah memiliki social media presence ketika berumur 2 tahun.
  6. Sebanyak 92 persen bayi di Amerika Serikat ada di media sosial dalam waktu 24 jam pertama kehidupannya.
Baca Juga :  Delta Mahakam Purba, Muasal Daratan di Timur Kalimantan

Dibanding Ayah, Ibu lebih bersemangat dalam melakukan sharenting Orang tua membagikan foto-foto anaknya untuk mendapat pengakuan bahwa mereka melakukan tugasnya dengan baik.

Rata-rata orang tua memposting 1.500 foto anak mereka sebelum mereka berumur 5 tahun. 80 persen anak di bawah usia dua tahun di seluruh dunia telah memiliki jejak digital Lebih dari 90 persen anak-anak di Amerika Serikat telah memiliki social media presence ketika berumur 2 tahun.

Baca Juga :  Tersangka Korupsi PT. PLN Batubara Kokos Leo Lim Kembalikan Kerugian Negara Rp.477 M

Sebanyak 92 persen bayi di Amerika Serikat ada di media sosial dalam waktu 24 jam pertama kehidupannya.
Para orang tua milenial harus lebih berhati-hati ketika ingin membagikan momen si kecil di sosial media. Selain memberikan dampak positif, ternyata fenomena sharenting juga dianggap membuat si kecil menjadi rentan terhadap tindak kriminalitas siber. Berbagai konten dari sharenting ini bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, para orang tua disarankan untuk lebih bijak ketika ingin memilih konten si kecil yang ingin diunggah ke sosial media untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Artikel Ini Sudah Tayang Pada Suara.com dengan Judul : “Kenali Sharenting dan 6 Fakta Menariknya!”

Share :

Berita Terkait

Ringan

Delta Mahakam Purba, Muasal Daratan di Timur Kalimantan

Ringan

Curahan Hati M. Wahid, Dia yang Berhasil Sembuh Dari Covid-19 di Balikpapan

Ringan

Kisah Angelina Friedman, Alumni Penyintas Flu Spanyol, yang Juga Sembuh dari Covid-19

Ringan

Curahan Hati Diana, Gadis Penjual Kelapa yang Viral, Kerap Dapat Komentar Negatif dan Ingin Buka Salon Kecantikan di Samarinda

Ringan

Bukan Martabak Anak Jokowi, Ini Martabak Kareh yang Viral Lebih Dulu di Kutai Kartanegara

Ringan

Ancaman Pabrik Semen dan Usulan Geopark, Karst Sangkulirang-Mangkalihat

Ringan

Pengobatan Bekam, Anjuran Rasul yang Dipercaya Bisa Tangkal Corona

Ringan

Seperti Apa Dunia Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir