Kaltimminutes.co – Polda Kalimantan Timur bergerak cepat menyelidiki dugaan aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan pendidikan Universitas Mulawarman (Unmul), Kebun Raya Samarinda (KRUS).
Meski belum ada laporan resmi, penyelidikan sudah dimulai sejak aktivitas mencurigakan terpantau di lokasi.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi kejadian (TKP) dan menemukan aktivitas tambang telah berhenti. Saat ini, garis polisi telah dipasang dan proses penyelidikan masih berjalan.
“Kegiatan saat itu sudah berhenti, baru tahap pembukaan jalan. Garis polisi sudah dipasang agar proses berjalan lancar,” jelas Endar, Senin (14/4/2025).
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menambahkan bahwa penyelidikan dilakukan secara kolaboratif antara Polda dan Polresta Samarinda.
Meski belum masuk tahap pro justicia, pengumpulan informasi terus dilakukan.
“Kita jemput bola untuk kasus ini. Saat ini belum BAP, tapi pengumpulan bahan keterangan sedang dilakukan,” ujarnya.
Yuliyanto juga menyebut seharusnya penanganan dari Gakkum KLHK sudah dilakukan secara koordinatif, meski ia belum memonitor perkembangan dari Ditreskrimsus.
(Redaksi)