Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam

Soal Pembangunan Terowongan Gunung Manggah, Andi Harun: Insya Allah Rencananya Minggu Depan Groundbreaking

14
×

Soal Pembangunan Terowongan Gunung Manggah, Andi Harun: Insya Allah Rencananya Minggu Depan Groundbreaking

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun

Kaltimminutes.co, Balikpapan –  Wali Kota Andi Harun optimis dengan program pembangunan terowongan Gunung Manggah akan terealisasi pada tahun yang direncanakan.

Pembangunan terowongan ini untuk mengurangi kemacetan yang ada di jalan Sungai Dama.

Example 300x600

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak sembarangan mengambil keputusan untuk membangun proyek ini.

Pasalnya, dihitung-hitung dengan beberapa alternatif lain ternyata pembangunan infrastruktur terowongan yang paling irit.

Rencananya pembangunan terowongan itu akan berada di Jalan Sultan Alimuddin yang tembus menuju Jalan Kakap.

AH menjelaskan ada beberapa alternatif.

Alternatif pertama, sebelumnya ada rencana untuk pelebaran jalan dua kali lipat dari luasan jalan lalu lintas saat ini. Namun setelah dikalkulasikan, justru membutuhkan anggaran besar.

“Karena harus melakukan pembebasan terhadap sejumlah bangunan dan kegiatan di sana,” kata Andi Harun saat ditemui di Balaikota pada Selasa (10/1/2023).

Lanjutnya, yang kedua ada juga rencana untuk membangun jalan layang, namun setelah dikaji membutuhkan pembangunan tiang di tengah-tengah jalan, sehingga mempersempit jalur lalu lintas karena memotong median jalan.

Setelah dilakukan perhitungan awal, muncul kebutuhan anggaran mencapai Rp 750 miliar.

“Akhirnya muncullah alternatif pembangunan terowongan yang membutuhkan biaya Rp 450-500 miliar. Selain itu permasalahan sosialnya relatif kecil,” jelasnya.

Orang nomor satu di kota tepian ini memastikan tahun ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, segera melakukan pembangunan secara fisik. Memang prosesnya tidak mudah, karena pihaknya juga harus membebaskan lahan masyarakat, di Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap.

“Perkiraan akan berjalan 18 bulan, Insya Allah rencananya minggu depan groundbreaking mohon doanya masyarakat Kota Samarinda,” pungkasnya.

(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *