Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Advertorial

Soroti Aktivitas Tambang Ilegal di Samarinda Utara, Anggota Komisi II DPRD Samarinda Sebut Butuh Partisipasi Warga untuk Pengawasan

7
×

Soroti Aktivitas Tambang Ilegal di Samarinda Utara, Anggota Komisi II DPRD Samarinda Sebut Butuh Partisipasi Warga untuk Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik / HO

Kaltimminutes.co, Samarinda – DPRD Samarinda kembali menyoroti aktivitas tambang ilegal di kawasan Samarinda Utara.

Sorotan itu setelah para wakil rakyat menggelar reses di kawasan tersebut dan mendapatkan keluhan dari warga.

Example 300x600

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik mengecam dan meminta masyarakat untuk bersama mengawasi aktivitas industri ekstraktif tersebut.

Pasalnya kata dia aktivitas tambang ilegl itu menyebabkan bencana seperti banjir yang mengakibatkan para petani gagal melakukan masa tanam.

“Pemerintah juga sudah pernah mengatakan, bahwa kalau kita harus berperang dengan penambang-penambang ilegal itu,” tegas Abdul Rofik, Selasa (1/11/2022).

Sebagaimana yang diketahui, polemik banjir selalu saja terjadi di Kecamatan paling utara Samarinda itu.

Tak hanya dari pembukaan lahan yang terjadi, pasalnya kondisi banjir juga terus menghantui karena adanya kiriman air jumlah besar dari Kabupaten Kutai Kartanegara yang berada di atas wilayah tersebut.

Abdul Rofik lanjut mengatakan peran penting masyarakat juga diperlukan sebagai peran kontrol dan pengawasan di lapangan dalam melawan aktivitas tambang.

“Ini juga diperlukan partisipasi masyarakat, kalau ada penambang tidak boleh dilewatkan atau diberi jalan dan lawan,” serunya.

Meski meminta warga menentang setiap aktivitas tambang ilegal, namun Abdul Rofik mengimbau agar saat penghalangan lapangan jangan sampai melakukan tindakan anarkis seperti merusak properti milik para pelaku kejahatan alam tersebut.

Ditambahkannya, dengan keberanian warga dan dukungan dari pemerintah daerah untuk menghalau aktivitas tambang ilegal, maka terakhir hanya tinggal menunggu penindakan tegas dari aparat kepolisian.

“Kalau polisi di sini tidak tegas maka saya rasa masih ada polisi dari tingkat lebih atas, seperti polda atau polri yang masih bisa turun. Maka perlu membuat penggalian isu itu, dan kalau ditemukan ada maka disampaikan keluar,” tandasnya.
(Advetorial)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *