Home / Hukrim

Jumat, 30 September 2022 - 18:39 WIB

Tanggapi Penyesalan Fedy Sambo, Pengacara Keluarga Brigadir J Sebut Sudah Telat

Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak / HO

Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak / HO

Kaltimminutes.co – Penyesalan Fedy Sambo yang mengaku salah karena perbuatannya membunuh ajudannya ditanggapi Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Menurut Kamaruddin mengatakan sudah terlambat bagi Ferdy Sambo jika mau mengakui kesalahannya dan buka-bukaan dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J nanti.

Diketahui, penyesalan Ferdy Sambo atas tindakannya itu disampaikan oleh kuasa hukumnya dalam jumpa pers beberapa waktu lalu.

Adapun Ferdy Sambo segera menghadapi proses persidangan di pengadilan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21.

Baca Juga :  Kasus Prostitusi Artis CA, Polisi Sebut Ada Publik Figur Lain, Siapa?

“Kalau mau buka-bukaan di persidangan, ya telat,” kata Kamaruddin dalam jumpa pers di Hotel Santika Premiere, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022) kemarin.

“Misal, ‘Saya khilaf, saya menyesal karena sudah membuat pembunuhan rencana, dan saya bertaubat, tolong ampuni saya’.”

Lanjut Kamaruddin mengatakan seharusnya Ferdy Sambo meminta maaf kepada banyak pihak. Mulai dari kepolisian, kejaksaan, masyarakat, hingga media massa.

Meskipun menilai penyesalan mantan Kadiv Propam Polri itu terlambat, dia tetap menilai hal itu lebih baik daripada tidak menyesal sama sekali.

Baca Juga :  Kasus Pembacokan Lansia, Proses Terus Berjalan, Polisi Tunggu Hasil Observasi

“Percuma buka-bukaan, tetapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, tetapi kan ada hukum surga dan neraka,” paungkas dia.

Sebelumnya, Koordinator Tim Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Arman Hanis, mengatakan bahwa kliennya mengakui telah berbuat hal keliru dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

Arman mengatakan, kekeliruan tersebut akan diakui secara langsung oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat sudah duduk menjadi terdakwa di persidangan kelak. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Akan Disidang di PN Tipikor Samarinda, Abdul Gaffur Masud cs  Akan Menjalani Sidang Perdana Pada 8 Juni 2022

Hukrim

Terjerat Kasus Narkoba, Vokalis Sisitipsi Muhammad Fauzan Terancam 5 Tahun Penjara

Hukrim

Pengedar Sabu 1,5 Kg di Samarinda Divonis 11 dan 12 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar

Hukrim

Kasus Korupsi Bupati AGM Masih Terus Didalami, KPK Kembali Periksa Sejumlah Saksi Termasuk Plt Bupati dan Istri AGM

Hukrim

Surya Darmadi Batal Diperiksa KPK Hari Ini, Kondisinya Sakit dan Masih Dirawat di ICU

Hukrim

Pengeroyokan di Jakarta Utara Tewaskan Anggota TNI, Polisi Tangkap Satu Pelaku

Hukrim

Ungkap Kasus Peredaran Narkoba, Polisi Amankan 1 Kilogram Sabu dan 6 Tersangka

Hukrim

Prahara Pengacungan Jari Tengah Telah Selesai, Polisi Imbau Masyarakat Taat Aturan Pemerintah