Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam

Tinjau Kawasan PM Noor, Wali Kota Andi Harun Ungkap Bakal Lakukan Pengendalian Banjir

10
×

Tinjau Kawasan PM Noor, Wali Kota Andi Harun Ungkap Bakal Lakukan Pengendalian Banjir

Sebarkan artikel ini
Andi Harun, Wali Kota Samarinda saat lakukan tinjaun lapangan

Kaltimminutes.co, Samarinda — Upaya pengendalian banjir tak hentingan dilakukan Pemerintah Kota Samarinda.

Diketahui pengendalian banjir merupakan salah satu program unggulan Pemkot Samarinda dibawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun bersama Wakilnya Rusmadi.

Example 300x600

Andi Harun mengatakan akan lakukan pengendalian banjir di Kawasan Jalan PM Noor dengan mengalirkan air dari arah Wahid Hasyim ke arah Sungai Karang Mumus (SKM)

Hal ini disampaikan Andi Harun saat melakukan tinjauan di Jalan PM Noor dari SPBU, kopasti Gepak, samping kiri-kanan pintu gerbang perumahan Rapak Benuang, Kegiatan pembuatan drainase di perumahan Rapak Benuang, Normalisasi sungai dari perumahan pondok Surya ke muara SKM.

“Tadi kita sudah dapat kenerangan, saya juga meminta kepada SPBU untuk membongkar tugunya dan memundurkan karena diduga baik tugu SPBU maupun keberadaan tralis ruko ini memakai GSB,” kata Andi Harun pada Sabtu (21/10/2023) sore.

Ia mengatakan bahwa nanti pihaknya akan melakukan pengukuran dan penentuan waktu akan di bongkar.

“Kemungkinan ini akan kena, karena patokan kita tiang listrik jadi lebih duluan tiang listrik dari pada bangunan ini setelah itu kita akan menurunkan perintah bongkar untuk melakukan pembongkaran mandiri jika tidak di tindakan maka kita akan lakukan pembongkaran dari tim bongkar pemerintah,” ucapnya.

Ia berharap para pemilik ruko bisa bekerjasama dan bisa memikirkan program pengendalian banjir.

“Nanti kalau sudah selesai digali perbaikannya itu akan rapi nanti bisa dimanfaatkan bahkan bisa menguntungkan para pemilik disini pembeli nyaman karena bebas dari banjir,” ujarnya.

Dengan adanya perbaikan, ia berharap bisa menjadi pengikat pembeli untuk datang, ia berharap agar tanah negara itu sudah tidak di tralis lagi.

“Karena batasan ini kan ada bagian depan tanah itu bebas dimanfaatkan oleh pemilik sertifikasi atau pemilik alas hak tapi juga  sebaiknya jangan dikurung,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa nanti pihaknya akan lakukan koordinasikan dengan provinsi apakah PU provinsi yang masuk akan melakukan pengendalian ada anggarannya atau tidak.

“Tapi jika misalnya tidak ada kami akan izin dengan PU provinsi atau pemprov agar bisa cepat dilakukan pengendalian banjir di daerah yang masih terputus ini kami mohon izin untuk lebih cepat masuk karena masalahnya masyarakat itu tidak tau apakah jalan provinsi, jalan kota, jalan negara,” tuturnya.

Karena tinggal segmen ini saja di PM Noor ini simpang empat nya sudah dipenuhi yang sungai matinya dekat Masjid As Sa’adah serta simpang tiga Alaya juga sudah dibenahi tinggal segmen ini agar air nanti bisa buang ke SKM.

“Sekali lagi kita mohon dukungan dari masyarakat agar PM Noor ini bisa benar-benar kita bebaskan dari banjir,” pungkasnya.

(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *