Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
E-Sports

Jelang Bergulirnya MotoGP 2022, Dorna Sebut Tak Mau Dikarantina

73
×

Jelang Bergulirnya MotoGP 2022, Dorna Sebut Tak Mau Dikarantina

Sebarkan artikel ini
Logo MotoGP/ suara.com

Kaltimminutes.co – Dorna sports meminta Nagara yang menjadi tuan rumah MotoGP tidak melakukan pembatasan terlalu ketat terhadap rombongan tim pebalap MotoGP.

Bahkan ia mengancam akan meninggalkan negara yang melakukan karantina.

Example 300x600

“Kami tidak akan menerima peraturan karantina, jika mereka meminta kami untuk karantina selama 14 hari pada suatu negara, maka kami tidak akan pergi ke negara tersebut,” tegas CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta dikutip dari Detik.com

Pernyataan tersebut dilontarkan Ezpeleta jelang bergulirnya MotoGP 2022 yang akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang.

Untuk diketahui balapan MotoGP akan mulai dilaksanakan di Qatar pada 6 Maret 2022 dan akan dilanjutkan di Indonesia pada 20 Maret 2022 di Sirkuit Mandalika.

Jadwal sementara yang sudah dirilis jumlah balapan MotoGP untuk tahun ini sebanyak 21 kali. Jumlah tersebut lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya 18 kali dan dipangkas 14 race.

Pemangkasan ini dikarenakan adanya pandemi virus Covid-19.

Lebih lanjut Ezpeleta mengatakan akan lebih efisien jika negara yang menjadi tuan rumah MotoGP hanya memeriksa sertifikat Vaksinasi dari setiap kru tim dan pembalap.

Ia mengatakan hal tersebut dirasa sudah cukup dan tak perlu lagi ada karantina.

“Apa yang kami alami tahun lalu di Amerika Serikat adalah hal yang seharusnya kami capai, itu merupakan status yang kami siapkan,” kata Ezpeleta dikutip dari GP One.

Ia mengatakan MotoGP Amerika tidak memberlakukan karantina buat para tim dan pembalap. Namun ketika itu mereka memberlakukan sistem bubble.

“Mereka bisa meminta kami untuk membawa sertifikat vaksin atau juga melengkapi beberapa dokumen sebagai syarat seperti yang kami lakukan tahun lalu,” tutur Ezpeleta

Namun hal ini bisa memberatkan negara yang menerapkan karantina buat pendatang termasuk Indonesia, ungkapnya.

Hal itu dikarenakan satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 di Indonesia menerapkan aturan karantina bagi masyarakat yang datang dari luar negeri.

Terbaru Satgas Covid-19 menerapkan aturan karantina 7 hari untuk pelaku perjalanan luar negeri.

Dalam kesempatan yang sama Ezpeleta mengatakan pihaknya akan menerima jika MotoGP 2022 hanya akan dilakukan 19 kali.

“Dari pandangan saya, tes pramusim di Malaysia dan Indonesia akan menjadi percobaan untuk mengetahui situasi lebih dalam, namun akan terasa sulit jika dalam skenario tersebut hasilnya justru buruk. Jika hasilnya belum menunjukkan tanda positif, kita akan tetap menjalankan 19 seri di musim ini,” jelasnya.

Kendati demikian, ia mengatakan jika pihaknya akan berupaya untuk menyiapkan beberapa skenario untuk balapan MotoGP di musim 2022, seperti sistem bubble, tes PCR, hingga menyediakan sertifikasi Vaksinasi.

(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *