Home / Ragam

Minggu, 29 Maret 2020 - 21:39 WIB

Gugus Tugas Maksimalkan Lacak Data Peserta Kaltim yang Hadiri Ijtima di Gowa

Andi M. Ishak, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim

Andi M. Ishak, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kaltim, tengah memfokuskan matanya ke proses kepulangan para peserta pertemuan ulama Asia (Ijtima) di Gowa, Sulawesi Selatan.

Terlebih dengan ditemukannya kasus satu peserta Ijtima, dinyatakan positif Covid-19 dan meninggal dunia di Balikpapan.

Menurut data panitia pertemuan umat muslim dunia atau Ijtima Dunia Zona Asia 2020, menyebut peserta yang datang dari Kaltim berjumlah 1.316 orang, yang berasal dari berbagai wilayah di Kaltim. Dengan angka ini, menjadikan Kaltim sebagai daerah dengan kontingen terbesar di Indonesia.

Gugus tugas telah melakukan upaya pendataan seluruh peserta Ijtima yang pulang ke Bumi Etam, dibantu oleh KKP Samarinda dan KKP Balikpapan.

Andi Muhammad Ishak, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, menyampaikan pihaknya telah mendapat jadwal penerbangan para peserta Ijtima yang pulang Kaltim. Selain itu, pihak juga memiliki data kepulangan jalur laut dari Makassar.

Baca Juga :  Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Samarinda Sidak ke THM, Dipaksa Tutup Hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

“Kami akan berusaha maksimal melacak dan mendata bersama KKP. Kami juga minta dinas kesehatan kabupaten/kota menelusuri lebih jauh, dari masing-masing daerah bersangkutan agar peserta Ijtima melaporkan diri ke call center. Kami juga mohon bantuan semua pihak, karena semakin ditutupi oleh peserta. Kami semakin sulit mencari jejak masing-masing peserta itu,” kata Andi, Minggu (29/3/2020).

Andi mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah peserta Ijtima yang pulang ke Kaltim. Gugus tugas masih melacak seluruh peserta yang ada di Kaltim.

Dari data yang dimiliki gugus tugas, baru ada satu pasien positif Covid-19 yang berasal dari pertemuan ulama tersebut. Satu korban positif berasal dari Banjarmasin, namun dirawat di Balikpapan. Satu pasien positif tersebut akhirnya meninggal dunia, Minggu siang (29/3/2020). Selain pasien positif, gugus tugas juga mendapat data, satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) di Berau, usai mengikuti kegiatan Ijtima.

Baca Juga :  RSUD Abdul Wahab Sjahranie Siapkan Ruang Isolasi, Antisipasi Kondisi Darurat Virus Corona di Kaltim

“Kami tidak tahu persis jumlahnya peserta di Kaltim, kabarnya peserta Kaltim terbesar jumlahnya. Belum dapat bersisnya, terlaporkan PDP dari berau 1 orang,” jelasnya.

Tidak ingin terjadi ledakan pasien konfirmasi Covid-19 di Kaltim. gugus tugas juga bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim, dan MUI kabupaten/kota untuk melakukan pendekatan terhadap para peserta Ijtima yang sudah pulang ke Kaltim bisa melapor ke petugas medis.

“Peserta ada yang keras, kami komunikasikan ke kabupaten/kota, untuk melakukan pendekatan ke peserta. MUI juga membantu melakukan pendekatan, bagaimana mereka menyadari ini penyakit menular. Jangan kita merasa sehat tapi tidak melaporkan diri,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Satu Pegawai Positif Covid-19, Pengadilan Agama Balikpapan Ditutup Sementara

Ragam

Hadi Mulyadi Sebut Kaltim Belum Siap Terapkan Kehidupan Normal Baru, Ini Syarat Penerapan New Normal Menurut Pusat

Ragam

Hadi Mulyadi Wakil Gubernur Kaltim Positif Covid-19, Keadaan Sehat dan Lakukan Isolasi Mandiri di Rumah

Ragam

Duh!! 70 Persen Kebakaran di Samarinda Diakibatkan Oleh Korsleting Listrik

Ragam

Ini Cara Ambil Token Listrik Gratis Program Stimulus Covid-19 Oleh Presiden Jokowi

Ragam

Kunjungi Lokasi IKN Deputi Bappenas Klarifikasi Isu April Peletakan Batu Pertama IKN

Ragam

Jelang Akhir Masa Jabatannya, Rizal Effendi Ucapkan Salam Perpisahan di Aula Pemkot Balikpapan, Begini Katanya

Ragam

Kabar Duka, Satu Nakes Kembali Jadi Korban Covid-19, Kepala Puskesmas Temindung Meninggal Dunia